Program ATM Sampah untuk Sekolah/Madrasah se-YPH
Program ATM Sampah untuk Sekolah/Madrasah se-YPH
Selong — Bank Sampah Universitas Hamzanwadi melaksanakan program ATM Sampah sebagai upaya kampanye lingkungan dan penerapan budaya pilah sampah di lingkungan pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi (YPH), pada Sabtu, 8 November 2025.
Program ini menargetkan seluruh sekolah dan madrasah se-YPH untuk ikut terlibat dalam gerakan peduli lingkungan dengan memanfaatkan sampah terpilah sebagai media edukasi dan tabungan siswa. Melalui ATM Sampah, siswa dapat menukarkan sampah plastik, kertas, dan material bernilai lainnya menjadi poin tabungan yang dapat ditukar menjadi berbagai kebutuhan sekolah.
Kegiatan ini sejalan dengan tujuan YPH dalam menciptakan unit pendidikan yang bersih, sehat, serta mendorong ekonomi sirkular di lingkungan pesantren dan masyarakat. Koordinator Bank Sampah Universitas Hamzanwadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program ini akan menjadi langkah nyata dalam mengurangi sampah yang dibuang ke TPA, serta membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.
“Kami berharap anak-anak terbiasa memilah sampah. Sampah bukan sekadar limbah, namun memiliki nilai ekonomi bila dikelola dengan benar,” ungkapnya saat sesi sosialisasi.
Program berlangsung dengan rangkaian kegiatan berupa edukasi pemilahan sampah, demo penggunaan ATM Sampah, serta penyaluran tabungan awal untuk percontohan di beberapa sekolah dan madrasah.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pendukung pencapaian Sekolah Adiwiyata, serta wujud kontribusi Yayasan dalam mendukung target nasional pengurangan sampah hingga 30% pada 2025 sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017.
Bank Sampah Universitas Hamzanwadi berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala demi keberlanjutan program di seluruh unit pendidikan YPH.