Selamat Datang di Yayasan Pendidikan Hamzanwadi

WhatsApp Icon 1




Hari Ini dalam Sejarah Dunia: Perang Balkan I Pecah, Awal Runtuhnya Kekuasaan Utsmaniyah di Eropa
08 Oct 2025
Hari Ini dalam Sejarah Dunia: Perang Balkan I Pecah, Awal Runtuhnya Kekuasaan Utsmaniyah di Eropa


Hari Ini dalam Sejarah Dunia: Perang Balkan I Pecah, Awal Runtuhnya Kekuasaan Utsmaniyah di Eropa



Pada tanggal 8 Oktober 1912, dunia menyaksikan pecahnya salah satu konflik besar di Eropa Tenggara yang dikenal sebagai Perang Balkan I. Perang ini menjadi titik balik penting dalam sejarah runtuhnya kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah (Turki Usmani) di Benua Eropa.

Segalanya dimulai ketika Kerajaan Montenegro secara resmi menyatakan perang terhadap Kesultanan Utsmaniyah. Langkah ini segera diikuti oleh tiga negara Balkan lainnya — Serbia, Yunani, dan Bulgaria — yang kemudian membentuk sebuah aliansi militer bernama Liga Balkan. Tujuan mereka jelas: mengusir kekuasaan Utsmaniyah dari wilayah Eropa dan merebut kembali tanah-tanah yang dianggap sebagai bagian dari warisan nasional mereka.

Latar belakang perang ini tidak lepas dari melemahnya kekuasaan Utsmaniyah di Balkan. Kekaisaran yang pernah berjaya itu tengah dilanda krisis internal, pemberontakan, serta kekalahan dalam berbagai peperangan sebelumnya. Kondisi ini memberi peluang bagi negara-negara kecil di Balkan untuk menegakkan kedaulatan penuh atas wilayah mereka.

Pertempuran berlangsung sengit di berbagai front — mulai dari Makedonia hingga Thrace. Namun pada akhirnya, Liga Balkan meraih kemenangan besar. Utsmaniyah terpaksa kehilangan hampir seluruh wilayah Eropanya, menyisakan hanya Istanbul dan sekitarnya.

Kemenangan ini memang mengubah peta politik Eropa Tenggara, tetapi juga menyulut konflik baru di antara anggota Liga Balkan sendiri, yang kemudian memicu Perang Balkan II setahun berikutnya.

Hari ini, 8 Oktober, menjadi pengingat bagaimana ambisi nasionalisme, perebutan wilayah, dan runtuhnya kekaisaran tua dapat mengubah wajah sebuah kawasan — sekaligus menjadi prolog menuju Perang Dunia I yang meletus dua tahun kemudian.